Sistem Pengelolaan Rekrutmen Staf Laboratorium Komputer
Christian Michael Unamo, Tanti Kristanti
Jurusan Teknik Informatika
Fakultas
Teknologi Informasi, Universitas Kristen Maranatha Bandung
Jl.
Prof. Drg. Suria Sumantri No. 65, Bandung 40164 email:
michael_oenamo@yahoo.com, tantikristanti02@yahoo.com
ABSTRACT
Computer
laboratory becomes a very important part in the educational institutions
especially to provide the opportunity for students to understand, utilize and
develop computer-based technology. The existence of laboratory staff in the
computer laboratory also plays an important role because it determines the
smoothness of the entire technical and administrative processes. The staff must
fulfill a number of requirements ranging from technical to non-technical
requirements which are often in unmeasured conditions, and therefore the
acceptance processes become very subjective and tiresome. The employee
management cycle such as staff recruitment, training, reporting and auditing
needs to be supported by computer-based technology in order to acquire the
efficiency and the effectiveness. This article discusses about the development
of an online staff recruitment application, particularly for Computer
Laboratory at the Information Technology Faculty, Maranatha Christian
University, which are focusing on several tasks, such as applicants’
management, online exams, and the selection of prospective staff who meet
certain criteria. The computer system will help the Laboratory Head to build
their own dynamic form fields according to their needs that further can be used
to filter the applicants data based on their needs. The results from the
computer system will furthermore become the basis for the Laboratory Head to
determine who will be accepted.
Keywords: staff recruitment, computer
laboratory, dynamic form fields
1. Pendahuluan
Fakultas
Teknologi Informasi Universitas Kristen Maranatha saat ini memiliki 13
laboratorium komputer yang dikepalai oleh Kepala Laboratorium yang langsung
bertanggung jawab kepada Dekan. Terdapat 3 orang Kepala Laboratorium yang
masing-masing bertanggung jawab untuk mengelola tugastugas teknis jaringan
termasuk mengelola server, mengelola
seluruh fasilitas laboratorium dan juga staf, serta mengelola riset
pengembangan laboratorium.
Untuk
membantu sejumlah tugas teknis dan administratif, laboratorium membuka peluang
bagi para mahasiswa untuk bekerja paruh waktu. Sebelum diterima sebagai staf
laboratorium, calon staf harus mengikuti sejumlah tahapan penerimaan calon staf
diantaranya penyampaian berkas lamaran, wawancara, magang kerja bagi mahasiswa
yang belum pernah menjadi staf sebelumnya, pelatihan yang meliputi pelatihan soft skill dan hard skill serta ujian tertulis dan praktik.Setelah pelatihan
selesai, belum berarti tahapan penerimaan selesai, staf baru harus melakukan
praktik untuk membuktikan skill melalui
maintenance minimal 70 jam yang
dilakukan setidak-tidaknya 2 minggu sebelum perkuliahan semester baru dimulai.
Seluruh proses penilaian terhadap tahapan
penerimaan staf sampai saat ini masih dilakukan secara manual, dan belum ada
sistem yang membantu
“memikirkan”
secara obyektif terhadap variabel-variabel yang dijadikan sabagai patokan bahwa
seorang pelamar akhirnya dapat diterima sebagai seorang staf. Oleh karenanya
diperlukan sistem komputer untuk membantu para kepala laboratorium dalam
memberikan penilaian awal bagi para pelamar yang mengikuti seluruh tahapan
penerimaan yang telah ditetapkan dalam standar
operating procedure yang berlaku di Fakultas Teknologi Informasi Universitas
Kristen Maranatha.
2.
Kajian Teori
2.1 Aplikasi Berbasis Web
Kebanyakan
perusahaan biasanya mengembangkan aplikasi berdasarkan fungsifungsi yang ada di
perusahaan. Contohnya aplikasi keuangan, pemasaran, sumber daya manusia,
pengadaan, manufaktur, dan lain sebagainya. Karena masing masing aplikasi pada
mulanya dibangun sendiri-sendiri, maka untuk menghubungkannya biasanya
dikembangkan beberapa program antarmuka agar output dari sebuah aplikasi dapat dibaca sebagai input dari
aplikasi lainnya.
Beragamnya
kebutuhan untuk melayani pelanggan, memaksa perusahaan untuk membeli dan
mengembangkan berbagai aplikasi bisnis maupun teknis. Sehubungan dengan hal
tersebut, memiliki arsitektur aplikasi yang handal akan sangat menentukan
kinerja perusahaan dalam menghasilkan produk dan jasa yang dapat memuaskan
pelanggan. [1]
Aplikasi berbasis web secara prinsip memiliki kesamaan dengan aplikasi pada komputer
biasa, yang membedakan adalah dalam aplikasi berbasis web menggunakan tag-tag HTML sebagai dasar tampilan, sedangkan
aplikasi dekstop dapat menggunakan
berbagai platform bahasa pemograman.
Aplikasi web terdiri dari beberapa golongan diantaranya adalah [2]:
1.
Inisialisasi data master
Proses yang
dilakukan adalah pengisian satu atau beberapa tabel yang akan digunakan sebagai
referensi program aplikasi. Pengisian data master secara umum terdiri dari input data, verifikasi data, proses insert data, update data serta delete
data dari tabel master.
2.
Operasi reporting
Operasi
mendapatkan data hasil query yang
telah diolah sehingga didapat informasi yang digunakan untuk kepentingan
manajerial dan rekapitulasi beberapa transaksi. Selain beberapa golongan
tersebut juga terdapat operasi verifikasi, penampilan profil, penyimpanan
pesan, pengisian pesan khusus serta kombinasi dari beberapa golongan tersebut.
2.2 Sistem Informasi
Sistem
informasi adalah sekumpulan orang, data, proses-proses, antar muka, jaringan,
dan teknologi yang saling berhubungan untuk tujuan mendukung dan meningkatkan
operasi sehari-hari dalam suatu bisnis (kadang-kadang disebut pengolahan data),
maupun mendukung kebutuhan-kebutuhan pemecahan masalah dan pengambilan
keputusan manajemen (kadang-kadang disebut pelayanan informasi). Sistem
informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang
menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja
diperlukan. [3]
Sistem
terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya
komponen-komponen yang saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan.
Komponen-komponen itu adalah:
1.
Blok Masukan
Input mewakili
data yang masuk ke dalam sistem.
2.
Blok Model
Terdiri dari
kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang memanipulasi data input
dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk
menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3.
Blok Keluaran
Produk dari
sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan
dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai
sistem.
4.
Blok Teknologi
Teknologi
digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses
data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian sistem
secara keseluruhan.
5.
Blok Basis Data
Basis Data
merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu sama lain yang tersimpan
di dalam perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk
memanipulasinya yang disebut DBMS (Database
Management System).
6.
Blok Kendali
Pengendalian
yang dirancang untuk menanggulangi gangguan terhadap sistem informasi.
2.3 Ketenagakerjaan
Sumber daya
manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan
di samping faktor yang lain seperti modal. Oleh karena itu sumber daya manusia
harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi suatu
perusahaan [4].
Terdapat
sejumlah faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan tenaga kerja, yaitu tingkat
upah, teknologi, produktivitas dan kualitas tenaga kerja serta fasilitas modal
[5]. Penggunaan teknologi dalam perusahaan akan mempengaruhi berapa jumlah tenaga
kerja yang dibutuhkan. Kecanggihan teknologi saja belum tentu mengakibatkan
penurunan jumlah tenaga kerja. Yang lebih berpengaruh dalam menentukan
permintaan tenaga kerja adalah kemampuan mesin untuk menghasilkan produk dalam
kuantitas yang jauh lebih besar atau menghasilkan jasa yang lebih cepat dari
pada kemampuan manusia.
3. Analisis
Saat ini,
laboratorium komputer di Fakultas Teknologi Informasi dipimpin oleh 3 orang
kepala laboratorium yaitu Kepala Laboratorium Bagian Riset, Kepala Laboratorium
Bagan Staf, dan Kepala Laboratorium Bagian Teknis. Kepala Laboratorium Bagian
Staf memimpin tiga tim untuk kelancaran proses belajar mengajar dan
administratif di laboratorium komputer. Ketiga tim tersebut berasal dari hasil
perekrutan mahasiswa setiap semester untuk bekerja sebagai staf magang dengan
jumlah kurang lebih 21 orang [6].
Penerimaan
mahasiswa magang untuk laboratorium komputer dilakukan sebanyak dua kali setiap
semester yaitu di awal semester gasal dan genap, serta diumumkan maksimal dua
bulan sebelum semester yang baru akan dimulai. Waktu penerimaan semua berkas
lamaran diberikan waktu kurang lebih dua minggu. Pada tahapan awal, seleksi
administratif akan dilakukan, dimana para kepala laboratorium akan menentukan
sejumlah variabel dan syarat sebagai dasar pemilihannya. Sebagai contoh, jika
kepala laboratorium memerlukan komposisi staf berdasarkan kombinasi angkatan
mahasiswa tertentu misalnya 2011, 2012 dan 2013 maka berkas para pelamar akan
dikelompokkan berdasarkan angkatan dan pelamar yang tidak memenuhi syarat
dinyatakan tidak diterima. Sejumlah variabel dan syarat untuk penerimaan ini
seringkali berubah sesuai dengan kebijakan kepala laboratorium dan kebutuhan
personil di semester tertentu. Hal inilah, yang kemudian menjadi masalah, karena
setiap kepala laboratorium akan memberikan penilaian yang sangat subyektif.
Jika lolos seleksi administratif, calon staf akan melanjutkan proses wawancara
dan tes secara tertulis. Namun yang gagal dari seleksi administratif, tidak
dapat melanjutkan proses selanjutnya dan dapat melamar untuk semester lain.
Bagi calon
staf yang telah lulus wawancara dan tes tertulis maka calon staf akan diberikan
pelatihan hard skill dan soft
skill selama dua minggu serta magang selama 2 minggu khusus bagi calon staf
yang belum pernah bekerja sama sekali di lingkungan laboratorium komputer.
Pelatihan hard skill mencakup
pelatihan untuk merakit perangkat keras, setting
BIOS, setting jaringan, troubleshooting, dan instalasi.
Sedangkan pelatihan soft skill
mencakup pelatihan terhadap standard
operating procedure di laboratorium, team
building, serta etika dan dan etiket bekerja dan bersosialisasi.
Setelah calon
staf lolos dalam tahap pelatihan dan magang, maka calon staf akan memasuki masa
pengujian kemampuan teknis atau ujian praktika dalam bentuk maintainance komputer dengan jumlah jam
kerja minimal 70 jam dan dilakukan dua minggu sebelum semester baru dimulai.
Kegiatan maintenance yang dimaksud
meliputi praktik langsung di laboratorium untuk melakukan pembersihan perangkat
keras, perakitan, instalasi, cloning,
setting jaringan, dan uji coba setiap
komputer untuk memastikan bisa berfungsi dengan baik dan siap digunakan untuk
perkuliahan.
Jika semua
tahapan mulai dari penyeleksian administratif, wawancara, tes tertulis, magang,
pelatihan dan tes praktik selesai dilakukan, kepala laboratorium akan melakukan
penilaian terhadap seluruh calon staf dan menentukan calon staf yang diterima
sebagai staf laboratorium komputer. Jika diterima, staf tersebut akan
menandatangani kontrak kerja selama satu semester yang biasanya untuk semester
gasal akan terhitung mulai 15 Juli sampai dengan 15 Januari setiap tahun,
sedangkan untuk semester genap akan terhitung mulai 15 Januari sampai dengan 15
Juli setiap tahunnya. Sedangkan staf yang tidak diterima, akan dipersilahkan
untuk melamar di semester lain.
4. Desain
Perancangan sistem meliputi
perancangan simpanan data, alur pemrosesan data dalam sistem dan contoh
tampilan antar muka. Sistem yang dibangun akan mengikuti proses bisnis yang ada
dan diberlakukan di lingkungan laboratorium komputer Fakultas Teknologi Informasi
Universitas Kristen Maranatha khususnya untuk pengelolaan penerimaan calon staf
magang yang meliputi pengelolaan lamaran, wawancara, ujian dan pengumuman
penerimaan. Pengguna sistem akan terdiri atas entitas mahasiswa dan admin yang
juga merangkap sebagai kepala laboratorium [7] (Gambar 1).
Berdasarkan
permasalahan dari tahapan analisis, didapatkan kebutuhan akan sistem baru,
diantaranya kebutuhan penyediaan form isian online
dimana isian untuk user dapat
disesuaikan secara dinamis sesuai kebutuhan para kepala laboratorium. Oleh
karenanya, pada pengelolaan penerimaan lamaran dari calon staf, sistem
memfasilitasi para kepala laboratorium untuk menentukan variabelvariabel apa
saja yang nantinya harus diisi oleh para pelamar. Form dapat dibangun secara
dinamis oleh para kepala laboratorium untuk nantinya akan digunakan sebagai
dasar penyeleksian calon staf yang lolos tahapan administratif.
Melalui Data
Flow Diagram [7] (Gambar 2) terlihat bahwa sistem yang dibangun memiliki fitur
untuk pengelolaan data di tabel-tabel master, pengelolaan lamaran yang masuk
dari sejumlah pelamar dan pengelolaan ujian yang akan menjadi dasar bagi sistem
untuk menentukan pelamar yang memenuhi kriteria dan kebutuhan laboratorium
komputer.
Sedangkan simpanan data
melalui pemodelan entity-relationship
diagram/ERD [7] (Gambar 3) untuk sistem pengelolaan lamaran staf
laboratorium komputer terdiri atas 12 tabel yaitu tabel user,periode, penerimaan lamaran, lowongan, test, hasil test,
pertanyaan, kelompok soal, pertanyaan untuk test dan tabel-tabel tambahan untuk
identitas pelamar seperti propinsi dan kabupaten.
5. Implementasi
Sistem yang
dibangun memiliki tampilan user interface
seperti yang dapat dilihat mulai gambar 4 sampai dengan gambar 12. Aplikasi
pengelolaan rekrutmen staf laboratorium komputer memiliki fitur- fitur
diantaranya:
1.
Proses Pengiriman E-mail
Fitur ini memfasilitasi end-user untuk mengirimkan pesan masal
melalui e-mail dengan terlebih dahulu memilih daftar penerima. Setelah
menentukan pilihan, user dapat memilih tombol kirim email untuk mengirimkan
pesan elektronik kepada para penerima yang sudah dipilih sebelumnya (Gambar 4).
1.
Template Form Lamaran
Fitur ini
memfasilitasi pembuatan form untuk
lamaran staf sesuai kebutuhan Kepala Laboratorium termasuk field name, data type dan default
value yang diinginkan. Template yang
telah dibangun tersebut juga dapat digunakan untuk proses penerimaan staf pada
periode lain (Gambar 5).
1.
Proses Penerimaan
Fitur ini memfasilitasi kepala
laboratorium untuk melihat rekomendasi sistem atas sejumlah pelamar yang dapat
diterima sebagai staf. Hasil akhir dari fitur ini adalah berupa rekomendasi
para pelamar yang dapat diterima berdasarkan sejumlah variabel yaitu, nilai
ujian, spesifikasi lamaran dan kebutuhan di laboratorium. Untuk selanjutnya,
kepala laboratorium dapat memproses hasil rekomendasi sistem tersebut dengan
cara memilih sejumlah nama yang direkomendasikan untuk finalisasi.
2.
Report
Fitur ini memfasilitasi pemantauan
hasil olah data misalnya nilai ujian online,
para pelamar yang mendaftar dan disertai juga dengan fasilitasi untuk ekspor report dalam format lain, misalnya
*.xls.
Kesimpulan
Kesimpulan
dari hasil analisis, perancangan, dan implementasi aplikasi ini adalah sebagai
berikut:
1.
Data yang dikumpulkan seputar
pembukaan lowongan kerja, pengajuan dokumen lamaran dari calon staf, ujian dan
pengumuman-pengumuman seputar penerimaan calon staf dapat membantu dalam
pemahaman proses bisnis yang berjalan (as-is)
di laboratorium komputer sebelum dilakukannya tahapan perancangan dan pembuatan
aplikasi pengelolaan penerimaan staf laboratorium komputer Fakultas Teknologi
Informasi.
2.
Sistem telah berhasil
diimplementasikan dengan sejumlah fitur yaitu pengelolaan lowongan, lamaran
dari calon staf, dokumen dari calon staf, ujian online, pemilahan dan penentuan calon pelamar yang akhirnya
diterima, serta pengumuman-pengumuman seputar penerimaan calon staf serta
ekspor sejumlah file menjadi file dengan format lain sebagai contoh *.xls.
3.
Sistem telah diuji coba baik
secara alpha testing (oleh
pengembang) maupun betha testing (oleh
para pengguna) yang mayoritas memberikan pendapat bahwa dari sisi user interface cukup menarik, sedangkan
dari sisi kemudahan penggunaan, user memberikan tanggapan bahwa aplikasi yang
telah diimplementasikan mudah dipahami dan juga mudah digunakan.
Daftar Pustaka
[1]
Indrajit, Richardus Eko;, Konsep
dan Aplikasi Business, Yogyakarta: Andi Offset, 2002.
[2]
Simarmata, Janner, Rekayasa Web,
Yogyakarta: Andi Offset, 2010.
[3]
Kendall, Kenneth E.; Kendall, Julie
E., Systems Analysis and Design, 8th ed., Prentice Hall, 2010.
[4]
Efendi, Marihot Tua;, Manajemen
Sumber Daya Manusia, Jakarta: Gramedia, 2007.
[5]
Tjiptoherijanto, Prijono;,
Pengembangan Sumber Daya Manusia, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008.
[6]
FIT, Kepala Laboratorium Komputer, Standard Operating Procedure, Bandung: Fakultas
Teknologi Informasi Universitas Kristen Maranatha, 2010.
[7]
C. M. Unamo, Aplikasi Lowongan Staf
Laboratorium Komputer (Studi Kasus: Fakultas Teknologi Informasi), Bandung:
Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Maranatha, 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar